9 Rute Penerbangan Terbaru Bandara Adi Soemarmo Solo

rute penerbangan terbaru adi soemarmo

9 Rute Penerbangan Terbaru Bandara Adi Soemarmo Solo

admin001 No Comment
Blog Info Bisnis Solo Info Wisata Solo

Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo bakal ramai tahun ini. Pasalnya, sejumlah maskapai akan membuka rute penerbangan baru. General Manager (GM) bandara setempat Abdullah Usman mengungkapkan, Citilink akan membuka enam rute penerbangan baru. Yakni, dua penerbangan ke Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, dua penerbangan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, serta dua lagi penerbangan ke Palangkaraya dan Banjarmasin.

Rute Solo-Makassar yang berlanjut ke Papua dan sebelumnya sempat ditutup Sriwijaya Air juga akan dibuka lagi dengan jadwal lebih awal. Batik Air juga akan mencoba rute penerbangan baru Solo-Tasikmalaya.

Rute Solo-Jeddah yang sebelumnya dilayani carter oleh Lion Air juga akan dijadikan reguler. Di luar rencana pembukaan rute penerbangan baru domestik itu, Abdullah Usman berharap ada pembukaan rute internasional. Seperti ke Australia, Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, dan lainnya.

“Dalam acara yang digelar Asita beberapa waktu lalu, banyak pelaku biro perjalanan wisata memberangkatkan wisatawan ke Korea, meski itu hanya paket kecil dua atau tiga orang. Nah dari pada berangkat sendiri-sendiri lebih baik berangkat bersama-sama. Dari situ, rute dari Solo ke Korea bisa dibuka, meski hanya sebulan sekali,” kata Usman. Hal itu dikatakan di sela acara pra Colaborative Destination Development (CDD) bertema “Elevating Soloraya As Tourism Destination” yang digelar di kantor Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jumat (23/2).

Acara diskusi yang melibatkan sejumlah wartawan dari berbagai media itu juga menghadirkan Ahmad Syaugi Shahab, Aviation Marketing Group Head PT Angkasa Pura I (Persero). Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, kata Usman selanjutnya, Angkasa Pura I juga membangun satu lagi terminal bandara di Adi Soemarmo dengan luasan yang sama dengan terminal bandara lama.

Ke depan, terminal itu akan digunakan terpisah untuk pintu masuk dan pintu ke luar. Demikian juga dengan perpanjangan runway untuk kebutuhan pesawat berbadan besar, diharapkan meramaikan bandara terutama untuk kebutuhan angkutan jamaah haji.

Kereta bandara yang menghubungkan bandara san Terminal Tirtonadi Solo dan Bandara di Yogyakarta yang kini tengah dibangun diharapkan juga ikut meramaikan bandara dan meningkatkan jumlah penumpang. Demikian pula dengan dijadikannya Solo sebagai bandara penghubung (hub) oleh Lion Air, juga akan menambah keramaian. “Kalau slot time di Bandara Yogyakarta, Semarang, atau Jakarta untuk rute penerbangan sudah penuh, bandara di Solo siap menampung,” kata Usman.

Sementara dalam paparan sebelumnya, Aviation Marketing Group Head PT Angkasa Pura I (Persero) Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, sebanyak sembilan rute penerbangan ditutup selama 2015-2017. Yakni enam rute milik Lion Air, serta Sriwijaya Air, Air Asia, dan Batik Air, masing-masing satu rute. Meski ada penutupan, namun di 2017 Bandara Adi Soemarmo mencatat laba Rp 3 miliar untuk kali pertama.

Padahal sebelumnya, sejak Bandara Solo yang baru diresmikan tahun 2009 selalu saja merugi. Meski kondisi Bandara di Solo lebih baik ketimbang di Semarang dan Yogyakarta. Keuntungan itu banyak didapat dari banyaknya penumpang sejak bandara dijadikan hub olah sebuah maskapai. “Untuk program marketing, kami juga mengadakan Asia Routers di Okinamawa Jepang untuk menjual Solo,” kata Ahmad Syaugi Shahab. Sementara itu dalam Colaborative Destination Development, sejumlah wartawan barharap para pemerintah daerah di eks Karedidenan Surakarta untuk memanfaatkan keberadaan bandara.

Baik untuk kemajuan pariwisata, bisnis, perdagangan, atau kebutuhan lainnya. Untuk memajukan dunia pariwisata, pemerinrah daerah diminta bersinergi dan meninggalkan ego sektoral.

Sumber : www.tunai.co